Implementasi kurikulum PAI dalam pembelajaran

Implementasi Kurikulum PAI dalam Pembelajaran

Implementasi adalah kemampuan membentuk hubungan-hubungan lebih lanjut dalam rangkaian sebab-akibat yang menghubungkan tindakan dengan tujuan. Kurikulum adalah seperangkat atau sistem rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pembelajaran yang dipedomani dalam katifitas belajar mengajar. Jadi implementasi kurikulum adalah penerapan atau pelaksanaan program kurikulum yang telah dikembangkan dalam tahap sebelumnya, kemudian diuji cobakan dengan pelaksanaan dan pengelolaan, sambil senantiasa dilakukan penyesuaian terhadap situasi lapangan dan karakteristik peserta didik, baik perkembangan intektual, emosional,serta fisiknya.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, mengahayati hingga mengimani ajaran agama Islam, dibarengi dengan tuntutan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungan dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa.
implementasi kurikulum adalah pelaksanaan pembelajaran. Pelaksaan pembelajaran mengacu pada program pembelajaran yang disusun oleh guru, di antaranya dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Komponen RPP harus mencakup perencanaan seluruh kegiatan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan. Dalam pengimplementasian kurikulum diperlukan komitmen semua pihak yang terlibat, seperti dukungan kepala sekolah, guru dan dukungan internal dalam kelas. 
implementasi kurikulum mencakup tiga kegiatan pokok, yaitu pengembnagan program, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi. Pengembangan program mencakup program pembelajaran, program bimbingan dan konseling atau remedial.elaksaan pembelajaran meliputi proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya sehingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik. Sementara evaluasi adalah proses penilaian yang dilakuakn sepanjang pelaksanaan kurikulum.
Peran guru dalam implementasi kurikulum di sekolah sangat menentukan sekali. Bagaimanapun baiknya sarana dan prasarana pendidikan, jika guru tidak melaksanakan tugasnya dengan baik maka impelementasi kurikulum tidak akan berhasil secara maksimal.
implementasi kurikulum Pendidikan Agama Islam adalah keterbatasan waktu pelaksanaan pembelajaran terutama di sekolah umum yang hanya diberikan dua jam pelajaran dalam satu minggu. Dengan muatan pelajaran yang banyak,tentunya tidak cukup untuk menyampaikan materi yang sangat kompleks.Kondisi lainnya adalah adanya paradigma dikotomis, aspek kehidupan di pandang dengan sangat sederhana, dan kata kuncinya adalah dikotomi atau diskrit, sehingga dikenal ada istilah pendidikan agama dan pendidikan umum.
Dengan kehidupan duniawi, atau aspek kehidupan rohani yang terpisah dengan kehidupan jasmani. Pendidikan agama Islam hanya mengurus persoalan ritual dan spiritual, sementara kehidupan ekonomi, politik, seni-budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni dan sebagainyadianggap sebagai urusan duniawi yang menjadi bidang garap pendidikannon agama.Kondisi di atas tentu saja menjadikan pendidikan Agama Islammenjadi tidak maksimal dan wajar jika belum bisa membentuk pribadisiswa yang berakhlak mulia. Hal ini tentu harus disadari semua pihak,terutama guru sebagai pemeran utama dalam implementasi kurikulum.
Perubahan yang terdapat pada Kurikulum 2013 adalah meliputi empat elemen, yaitu standar kompetensi, standar proses, standar isi, dan standar penilaian. Selain itu pemerintah juga berencana menambah jam pelajaran agar pembelajaran lebih mengedepankan karakter siswa.
Adanya pendekatan dan penilaian baru yaitu pendekatan saintifik dan penilaian autentik
menuntut persiapan guru untuk menerapkannya secara konsisten dalam pembelajaran. Dengan adanya perubahan tersebut menuntut setiap sekolah untuk menyesuaikan setiap perubahan yang terdapat pada Kurikulum 2013.

Terdapat perbedaan anatara belajar, mengajar dan pembelajaran. Belajar adalah proses perubahan yang terjadi pada diri seseorang yang belajar tidak dapat kita saksikan. Mengajar adalah proses penyampaian informasi atau pengetahuan dari guru kepada siswa. Proses penyampaian itu sering juga dianggap sebagai proses mentransfer ilmu. Sedangkan pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran.

http://ummaspul.e-journal.id/maspuljr/article/download/16/14